Post Top Ad

EKONOMI SEMESTER 1

BAB 1 PERMASALAHAN EKONOMI
  1. Kebutuhan menurut intensitas kemanfaatan dibedakan menjadi:
    a. Kebutuhan primer
    b. Kebutuhan sekunder
    c. Kebutuhan tersier
  2. Kebutuhan menurut sifatnya:
    a. Kebutuhan Jasmani
    b. Kebutuhan Rohani
  3. Kebutuhan menurut subyeknya:
    a. Kebutuhan perseorangan
    b. Kebutuhan kolektif
  4. Kebutuhan menurut waktunya:
    a. Kebutuhan sekarang
    b. Kebutuhan yang akan datang
  5. Hal-hal yang dapat mempengaruhi kebutuhan antara lain: keadaan alam, peradaban, adat istiadat, dan  agama
  6. Jenis-jenis benda pemuas kebutuhan:
    a. Menurut cara mendapatkannya: benda ekonomi, benda bebas,
    b. Benda menurut kegunaanya (utility): benda konsumsi, benda produksi
    c. Benda menurut hubungannya dengan benda lain; benda substitusi, benda komplementer
  7. Kegunaan barang pemuas kebutuhan dibedakan menjadi : Form utility (nilai guna bentuk), Place utility (nilai guna tempat), Time utility (nilai guna waktu), Ownership utility (nilai guna kepemilikan)
  8. Berbagai macam sistem ekonomi :
    a. Sistem Ekonomi Tradisional
    b. Sistem Ekonomi Terpusat
    c. Sistem Ekonomi Pasar
    d. Sistem Ekonomi Campuran

BAB 2 PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN

  • Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang dan jasa
  • Konsumen adalah orang atau pihak yang melakukan kegiatan konsumsi tersebut
  • Nilai suatu barang/jasa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu nilai pakai (value in use) dan nilai tukar (value in exchange)
  • Nilai pakai dan nilai tukar, masing-masing dapat dilihat dari sisi subjektif (dari sisi orangnya) dan dari sisi objektif (dari sisi barangnya).
  • Hukum Gossen I berbunyi “ Jika pemuasan kebutuhan dilakukan terus menerus, maka kenikmatan semakin lama  semakin berkurang, dan pada suatu saat akan tercapai titik kepuasan”
  • Hukum Gossen II berbunyi “Manusia berusaha memuaskan kebutuhannya yang beraneka ragam hingga mencapai tingkat intensitas yang sama (harmonis)”
  • Untuk menjelaskan perilaku konsumen dalam memperoleh kepuasan terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi terdapat dua pendekatan teori, yaitu pendekatan kardinal dan pendekatan ordinal.
  • Faktor yang dapat mempengaruhi konsumsi seseorang:
    1. Tingkat pendapatan
    2. Harga barang dan jasa
    3. Adat istiadat dan kebiasaan konsumen
    4. Barang substitusi
    5. Jumlah penduduk
    6. Banyaknya barang konsumsi yang tahan lama dalam masyarakat
    7. Ramalan/dugaan masyarakat akan adanya perubahan harga
    8. Selera Konsumen
  • Produksi sering diartikan sebagai kegiatan menambah dan atau menciptakan guna/manfaat (utility) suatu barang. Sedangkan orang yang melakukan kegiatan produksi disebut dengan produsen.
  • Faktor produksi terdiri dari:
    1. Faktor produksi alam (natural resources)
    2. Faktor produksi tenaga kerja (human resources)
    3. Faktor produksi modal (capital resources)
    4. Faktor produksi kewirausahaan (entrepreneurship resources)

BAB 3 PERMINTAAN, PENAWARAN, HARGA, DAN  KESEIMBANGAN

  1. Permintaan (Demand) adalah jumlah barang atau jasa yang rela dan mampu dibeli oleh konsumen/pelanggan pada berbagai kemungkinan harga selama periode tertentu dengan asumsi faktor-faktor lainnya dianggap tetap (ceteris paribus). Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi permintaan suatu barang adalah harga barang itu sendiri (Px), harga barang lain (Py) bisa barang substitusi dan barang komplementer, pendapatan konsumen (Y), selera/preferensi konsumen (t), dan jumlah Penduduk (Pop).
  2. Penawaran (Supply) diartikan kesediaan penjual untuk menjual/menyerahkan berbagai jumlah barang pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu dan keadaan tertentu. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penawaran antara lain harga barang itu sendiri (Px), harga barang lain (Py), tingkat teknologi (T) dan harga sumber daya/input (I).
  3. Elastisitas dapat diartikan sebagai derajat kepekaan suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi lain. Pengertian lain elastisitas diartikan sebagai tingkat kepekaan perubahan kuantitas suatu barang yang disebabkan oleh adanya perubahan faktor-faktor lain seperti perubahan harga barang itu sendiri, harga barang lain dan Income. Macamnya ada 3 (tiga) yaitu: Elastisitas Harga/permintaan; Elastisitas Silang dan Elastisitas pendapatan/income.
  4. Keseimbangan pasar (Equilibrium price) atau harga keseimbangan atau harga pasar diartikan sebagai tingkat harga yang terjadi berdasarkan kesepakatan antara pembeli dan penjual. Keseimbangan terjadi saat kurva permintaan berpotongan dengan kurva penawaran. Titik perpotongan antara kedua kurva tersebut disebut dengan titik keseimbangan (Equilibrium), harganya pada sumbu vertikal disebut harga keseimbangan (Price Equilibrium) dan kuantitasnya pada sumbu horizontal disebut jumlah/kuantitas keseimbangan (Quantity Equlibrium). Metode untuk menghitung keseimbangan ada 3 (tiga) macam yaitu Pendekatan Tabel, Pendekatan Grafik dan Pendekatan Matematis.
May 19, 2019 / by / 0 Comments

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad